Gandeng BNN, KKN UTS Desa Lape Gelar Seminar Pola Asuh dan Narkoba



Seminar-640x330SUMBAWA BESAR, SR (28/08/2018)

Komitmen generasi untuk ikut dalam pemberantasan penyalahgunaan narkoba ditunjukkan para mahasiswa yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS). KKN UTS Kelompok 18 Desa Lape, Kecamatan Lape ini menginisiasi digelarnya kegiatan seminar bertajuk “Sosialisasi Pencegahan Narkoba & Pola Asuh Anak” di Kantor Desa Lape, Senin (27/8). Untuk menyukseskan kegiatan ini para mahasiswa tersebut menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumbawa. Kegiatan ini merupakan program kerja wajib dari kampus, karena melihat banyaknya pengguna narkotika di Nusa Tenggara Barat, khususnya Kabupaten Sumbawa. Dimoderatori Ria Arni, salah satu penanggung jawab, seminar ini dibuka langsung Kepala BNN Sumbawa AKBP Syirajuddin Mahmud yang sekaligus menjadi pemateri tentang sosialisasi pencegahan narkoba.

Menurut Kepala BNN Sumbawa, peredaran narkoba lebih berbahaya daripada perang terbuka. Narkoba bergerak secara diam-diam dan tidak menimbulkan suara, tapi tiba-tiba puluhan orang sudah meninggal. Sebelumnya Indonesia menjadi daerah transit, namun sejak Tahun 2011 menjadi Negara pengguna narkoba. Karena itu kondisi ini harus dilawan secara bersama-sama. Semua pihak harus terlibat dalam upaya memerangi penyebaran dan penggunaan narkoba. Acara seminar ini dihadiri sejumlah pihak mulai dari Ketua RT/RW Desa Lape Atas, Lape Bawah, Dusun Kerato, Kepala Desa Lape, Drs. Johar Arifin, Sekcam Lape Taufik Abdul Syukur, Perwakilan Karang Taruna Desa Lape Sapwan, Kapolsek Lape diwakili Khalid Ade Sasono, OSIS SMPN 1 Lape dan seluruh staf kantor Desa Lape.

Sementara pemateri lainnya adalah Kartika Mustafa, M.Psi., Psikolog sekaligus dosen pembimbing lapangan KKN UTS. Kartika mengupas tentang “Pola Asuh Anak”. Ia menjelaskan, anak anak yang tercandu narkoba disebabkan kurangnya hubungan antara anak dan orangtua, khususnya ibu sehingga mereka menjadi jauh satu sama lain. Anak yang merasa kurang perhatian ini cenderung melakukan tindakan yang kurang baik, salah satunya mengkonsumsi narkoba.

Di akhir kegiatan, pemberian cindera mata berupa produk unggulan Desa Lape, berupa Cofee Lapee dan Kerajinan Pot Bunga dari bahan bekas. Penyerahan itu dilakukan Ketua Kelompok KKNUTS Desa Lape Kudratullah dan Anggotanya Yuniar Andriani kepada Kepala BNN, Dosen Psikologi, Kapolsek Lape dan perawakilan Ketua RT. (SR)

Share This:


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twenty + 8 =