Karen Berhasil Menjual Karyanya di Pasar Internasional



IMG-20190712-WA0018

Karen Zahra, mahasiswa Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) jurusan Metalurgi 2018, berhasil memasarkan karya seninya di pasar Internasional dan menuai dolar karenanya.

Berawal dari menggambar dengan pensil, lalu touchpad (mouse), dan terkadang dengan handphone. Karen telah berhasil menghasilkan 50 hingga 100 dolar perkepala. Jenis gambar yang digarapnya sesuai dengan permintaan klien, yang biasanya gambar tersebut akan digunakan sebagai ilustrasi novel, buku, karakter game online, dan lain sebagainya.

Dirinya termotivasi untuk menjual karya gambarnya ke pasar international yakni tuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar, sebab menurutnya orang luar lebih menghargai keahlian dan karya dengan harga yang tinggi. Selain itu, dirinya juga ingin membantu meringankan beban keuangan keluarganya. Biasanya, karya gambarnya akan rampung hingga 3 hari perkarakter, inipun karena ia menggambar disela2 kesibukanya Kuliah.

Awalnya Karen menjual karyanya ke pasar international secara online karena melihat seorang temannya sesama illustrator anime menjual gambar melalui online dan berhasil terjual dalam bentuk dollar, maka ia tertarik untuk menjual juga hasil karyanya ke pasar Internasional secara online, dan pelan tapi pasti klien luar negeri dan domestik datang memesan gambar kepada Karen. Diusianya yang masih terhitung belia, ia bisa menikmati penghasilan dari menggambar hingga 2 juta lebih perbulan. Harapanya ia ingin fokus untuk menjadi illustrator anime agar gambarnya semakin matang dan hasilnya pun akan lebih besar.

Dalam presentasinya di Kuliah Umum mahasiswa Pascasarjana UTS “Manajemen Rantai Pasok, dari Sumbawa untuk Dunia”, (12/7) kemarin, selain menceritakan kisah suksesnya juga Karen menceritakan aktivitas lainya seperti tergabungnya dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) bahasa Jepang UTS, dan pernah bersekolah di SMPN 3 dan SMAN 1 Taliwang, Sumbawa Barat. Dirinya telah menekuni keahliannya ini sejak berada di bangku Taman Kanak-kanak. Pasalnya, mengambil jurusan Metalurgi UTS karena ia bercita-cita sedari kecil ingin menjadi ahli pertambangan.

Humas dan Protokoler UTS

Share This:


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

11 + thirteen =