KKN UTS Kelompok 12 Edukasi Sistem Informasi di Desa Dete



IMG-20180823-WA0003Foto bersama Mahasiswa KKN, Kades Dete, dan Diskominfotik

BATU ALANG, (18/08/2018)

Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statisik (Diskominfotik) hadiri Sosialisasi Sistem Informasi dan Fungsi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Desa Dete Kecamatan Lape. Hadir Kepala Seksi Infrastruktur IT Doni Triwardana S.T. dan Heri Kusmanto, S.Sos. selaku Kepala Seksi Pengelolaan Sumber Daya Teknologi Informatika. Selain sosialisasi juga akan dilakukan pelatihan terhitung 18-20 Agustus 2018.

Sosialiasi yang dilakukan, Kamis (16/8) tersebut disambut baik Kepala Desa Dete, Muhiddin. Dalam sambutannya, Billy (akrabnya) menyampaikan terima kasih kepada Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) kelompok 12 atas kegiatan tersebut. Menurutnya, sosialisasi dan peresmian sistem informasi desa dari Diskominfotik akan sangat membantu dalam administrasi dan pelayanan masyarakat yang terkomputerisasi.

“Rasa terima kasih atas kehadirannya dalam sosialisasi serta peresmian sistem informasi desa dari Diskominfotik. Sistem dalam administrasi serta pelayanan masyarakat di Desa Dete yang terkomputerisasi dan terintegrasi serta peran interaktif dari KIM sangat penting, semoga nantinya di akhir dari pelatihan sistem informasi, Desa Dete mampu menjadi pemacu menuju Desa Benderang Informasi Publik (DBIP),” ungkapnya.

Mahasiswa KKN UTS, Ahmad Juliansyah sebagai penanggung jawab program kerja memaparkan pentingnya fungsi dari sistem informasi desa dalam pengoperasian administrasi data Kependudukan, Statistik, Surat Menyurat, Persil, hingga pendataan program bantuan yang diselenggarakan oleh desa. Tambahnya, seluruh data tersebut akan terintegrasi langsung ke website desa sehingga tujuan menjadi desa benderang informasi publik dan transparan dapat terealisasi,

IMG-20180823-WA0004Ahmad Juliansyah bersama Kasi Infrasturktur IT Doni Triwardana

Dalam paparannya, Jul (sapaanya) juga menjelaskan mengenai dasar-dasar serta kebutuhan yang diperlukan dalam penerapan sistem informasi di Desa Dete, di mana nantinya peran dari sistem itu sendiri akan mengubah sistem kerja aparat desa dari manual ke komputerisasi secara terstruktur. Ia menambahkan, kegiatan tersebut akan dilanjutkan dengan bimbingan dan pelatihan kepada staf desa dan KIM sebagai SDM pengelola. Jadwalnya, hari pertama akan dilakukan pelatihan modul instalasi program pendukung dan bimbingan teknis penggunaan sistem.

Hari kedua akan diawali dengan penggunaan fungsi dari menu-menu dalam sistem yang sifatnya berupa pengelolaan data administrasi desa. Sedangkan pada hari terakhir diberikan modul penggunaan dari menu database dengan fungsi import serta eksport data desa dan menu manajemen user yang berfungsi secara khusus dalam pembagian penggunaan sistem yang dijalankan berdasarkan tupoksi kerja dari masing-masing Kaur aparatur desa, hingga fungsi dari menu pelayanan mandiri untuk seluruh masyarakat desa secara online.

“Hal ini akan mempermudah dalam pengelolaan data kependudukan, surat menyurat, pelaporan, inventaris seperti jalan, irigasi, gedung, dan lain sebagainya,” tutup cowok kelahiran Sumbawa itu.

 

Share This:


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three + 10 =