Kongres IPTEKDA: Rektor UTS Harapkan Peneliti Saling Melengkapi



WhatsApp Image 2018-10-05 at 16.21.20BATU ALANG, (26/09/2018)

Rektor Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) tekankan saling menghargai antar sesama peneliti untuk menjaga keberlanjutan pengembangan ilmu pengetahuan di Kabupaten Sumbawa. Hal ini disampaikan saat memberikan sambutan pada penutupan Kongres IPTEK Daerah 2018 di Auditorium Universitas Samawa (UNSA), Rabu, 25 September 2018 lalu.

Pada Kongres IPTEK Daerah terbesar di NTB tersebut, menurut Dr. Andy Tirta, M.Sc., setiap peneliti merupakan orang yang kompeten di bidang masing-masing. Karena setiap peneliti merupakan orang terpilih dalam bidangnya dan menjadi tenaga yang dibutuhkan bagi orang lain. Untuk itu, Ia berharap semua peneliti untuk saling menghargai dan melengkapi dam mengajak untuk selalu berinovasi dan tetap menjaga semangat untuk berkolaborasi.

“Kita tahu bahwa setiap orang yang sudah mempelajari ilmu masing-masing adalah orang terpilih, memiliki keunggulan, menjadi permata tersendiri bagi mereka yang membutuhkan. Dengarkan dan harus kita resapi sehingga kita bisa menghormati mereka dengan segala kelebihannya. Semangat selalu, inovasi, terus semangat untuk berkolaborasi,” ungkapnya pada kegiatan yang mengangkat tema Pengembangan Daerah Melalui Inovasi dan Implementasi Kebijakan Berbasis Riset tersebut.

WhatsApp Image 2018-10-05 at 16.20.47

Dalam kesempatan sama, Ketua DRD Sumbawa Dr. Arief Budi Witarto pada kesempatan sama mengungkapkan kegiatan yang diselenggarakan dari 24-25 September 2018 itu sangat berbeda. Selain  karena dihadiri oleh semua kalangan akademisi, kegiatan tersebut juga ditutup dengan moment penting berupa deklarasi dari pelajar dan mahasiswa.

“Saya mendukung sekali event terakhir yang dirancang sendiri oleh Dr. Lahmuddin Zuhri tentang deklarasi ini. Karena ini menyiapkan generasi muda ikut terlibat dari awal untuk kegiatan akademik maupun ilmiah yang berkualitas,” tegasnya.

Dr. Arief juga berharap kegiatan tersebut dapat menjadi moment untuk semua institusi bersatu padu sehingga menghadirkan kegiatan-kegiatan di Sumbawa ini menjadi lebih bergairah dalam hal-hal positif. Sebab itu, ia mengimbau kepada pelajar dari berbagai sekolah menengah yang hadir untuk memanfaatkan kesempatan sebaik mungkin.

“Saya berharap kegiatan ini terus berlanjut, dan tahun-tahun berikutnya kesempatan semakin banyak. Buat adek-adek SMA pun memiliki banyak kesempatan tambahan, pilihan-pilihan yang lebih bagus. Mungkin dengan munculnya perguruan tinggi negeri di Sumbawa, dan juga buat para dosen, peneliti, dan lainnya mendapatkan peluang yang lebih bagus untuk sekolah di luar negeri. Satu kata untuk hari ini Alhamdulillah,” tutupnya.

Memulai sambutan dengan kisah ulama dan anak muda, Dr. Syafruddin, M.M menutup kegiatan yang disponsori langsung oleh Dewan Riset Daerah (DRD) Kab. Sumbawa, Bappeda Sumbawa, dan DIASPORA Sumbawa. Kegiatan yang berlangsung dua juga didukung STP, Pemda, UNSA, UTS, IISBUD, kphL Ampang, LATS, Samawa Center, Akper Samawa, STKIP Paracendikia NW Sumbawa itu. Pada akhir sambutan, ia mengatakan ada dua hal yang menyebabkan suatu organisasi dapat maju. Pertama organisasi yang punya tujuan jelas dan organisasi yang menggunakan sistem teknologi. kedua hal tersebut, tambahnya akan menjadikan organisasi yang berkualitas dan mampu berkompetensi dalam era digital saat ini.

“UTS, UNSA, dan institusi yang ada di Sumbawa berkeinginan seperti itu. Dan kami mohon doa dan dukungan dari masyarakat Sumbawa. Itu saja yang dapat saya sampaikan. Maka Kongres IPTEK pada hari ini menjadi momentum, menjadi langkah awal untuk Sumbawa yang ber-IPTEK, menjadi starting bagi SDM ber-IPTEK,” tutupnya sekaligus menutup secara resmi kegiatan tersebut. (adn)

Share This:


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

12 − one =