Unit Pelaksana Teknis
Career Development Center

        Career Development Center (CDC) adalah Unit Pelaksana Teknis Pengembangan Karir yang membantu Mahasiswa untuk meningkatan kapasitas dirinya dengan memberi program pelatihan sertifikasi kompetensi untuk menyiapkan bekal Mahasiswa agar memiliki SKA (Skill, Knowledge dan Attitude).

       Sebagai kampus yang baru berdiri di tahun 2013 dengan lulusan sebanyak 850 orang (angkatan 2013, 2014, 2015 & 2016), UTS memiliki mimpi besar agar para lulusannya dapat terserap didunia kerja atau dapat membuka lapangan pekerjaan yang tidak hanya berkiprah di dalam Kabupaten Sumbawa & Provinsi NTB namun dapat bersaing di kancah nasional bahkan internasional mengingat mahasiswa UTS tidak hanya berasal dari masyarakat lokal Sumbawa tetapi juga berasal dari seluruh Indonesia.

     Dalam upaya mendukung mimpi-mimpi besar itu, mahasiswa UTS tidak hanya dibekali dengan main skills dari program studi yang mereka pilih tetapi juga dibekali dengan berbagai hard & softskills oleh  UPT Career Development Center (CDC) ini.

Tugas Pokok

  1. Membekali para lulusan dengan  SKA (Skill, Knowledge dan Attitude).

  2. Menyelenggarakan Sertifikasi Kompetensi.

  3. Melengkapi Surat Keterangan Pendamping Ijazah.

  4. Memberikan pelatihan kepada Asesor Muda & Asesor Madya.

Alur Koordinasi

Program Kerja 2020

  1. Pelatihan sertifikasi kompetensi Asesor secara internal.
  2. Menyusun skema sertifikasi kompetensi 14 Program Studi.
  3. Menyusun RAB sertifikasi kompetensi.
  4. Penyediaan peralatan dan bahan sertifikasi kompetensi.
  5. Penjadwalan sertifikasi kompetensi Asesor.
  6. Jadwal pelatihan dan uji kompetensi sertifikasi kompetensi mahasiswa.
  7. Sosialisasi dan publikasi sertifikasi kompetensi.
  8. Pendaftaran sertifikasi kompetensi.
  9. Verifikasi pendaftaran.
  10. Pelatihan dan Assesment.
  11. Hasil assessment dan penerbitan sertifikat.

Program Kerja Terlaksana 2020

  1. Pelatihan sertifikasi kompetensi Asesor secara internal.
  2. Menyusun skema sertifikasi kompetensi 14 Program Studi.
  3. Menyusun RAB sertifikasi kompetensi.
  4. Penyediaan peralatan dan bahan sertifikasi kompetensi.
  5. Penjadwalan sertifikasi kompetensi Asesor.
  6. Jadwal pelatihan dan uji kompetensi sertifikasi kompetensi mahasiswa.
  7. Sosialisasi dan publikasi sertifikasi kompetensi.
  8. Pendaftaran sertifikasi kompetensi.
  9. Verifikasi pendaftaran.