SOSIALISASI DAN PELATIHAN
PEMBUATAN BRIKET DI DESA BATU BULAN

Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bagian dari tridharma yang harus dilaksanakan oleh institusi perguruan tinggi untuk memberikan manfaat yang sebesar-besarnya guna mewujudkan visi misi perguruan tinggi tersebut. dalam hal ini, seluruh dosen Teknologi Industri Pertanian (TIP), Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) melaksanakan pengabdian di Desa Batu Bulan, Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa. Program pengabdian kepada masyarakat mengusung tema “Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Briket Dari Bonggol Jagung di Desa Batu Bulan”.
Acara ini dibuka langsung oleh Ketua Program Studi Teknologi Industri Pertanian, Bapak Shafwan Amrullah, S.T., M.Eng. yang dilanjtukan oleh sambutan Sekertaris Desa, Bapak Ardiansyah, dalam sambutanya menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat sekali, karena kami yang rata-rata menanam jagung masih kekurangan informasi mengenai pemanfaatan limbah khususnya bonggol jagung sebagai briket.

Selanjutkan pemaparan materi tentang pembuatan briket disampaikan oleh Lalu Heri Rizaldi, S. TP, M.T diikuti oleh ibu Devi Tanggasari, S.TP., M.Si, Ariskanopitasari, S.T., M.App.Sc, Mikhratunnisa, S.Si., M.Si dan dibantu oleh Kholis, S.T serta beberapa mahasiswa Program Studi Teknologi Industri Pertanian terutama yang penelitian tentang briket.
Sasaran kegiatan ini adalah kelompok petani Desa Batu Bulan yang notabene petani jagung. Para peserta sangat antusias sekali dalam mengikuti kegiatan, ini terbukti dengan aktifnya peserta dalam bertanya ketika berlangsungnya acara. Masyarakat masih kekurangan informasi dalam hal penanganan limbah bonggol jagung, sehingga kegiatan ini sangat bermanfaat sekali. Pembuatan briket dari bonggol jagung diharapkan menjadi salah satu cara untuk memperkenakan produk yang dibuat oleh mahasiswa Teknologi Industri Pertanian (TIP), selain itu produk tersebut mudah dibuat dan bahan bakunya mudah didapat.
Sosialisasi yang disampaikan meliputi tentang pemanfaatan limbah bonggol jagung, yang dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan briket. Dalam proses pembuatan briket dari bonggol jagung peserta diajarkan untuk membuat sendiri yang dipandu oleh mahasiswa. Pemilihan bonggol jagung sebagai bahan baku didasarkan pada banyaknya limbah jagung di desa tersebut. sehingga semua bagian dari tanaman jagung bisa dimanfaatkan.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin