BEM Fakultas Psikologi UTS Belajar Menjadi Sukarelawan Psikologi Pasca Bencana Ke UTM

Lima orang anggota Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Teknologi Sumbawa (BEM-FPsi UTS) dikirim untuk belajar tentang merecovery korban bencana pada kegiatan Pelatihan Tanggap Bencana “Recovery Traumatic Pasca Bencana” yang diadakan oleh Universitas Trunojoyo Madura, Jawa Timur, bekerjasama dengan Ikatan Lembaga Mahasiswa Psikologi Indonesia (ILMPI) wilayah V (Jatim, Bali & Nusa Tenggara).

Wilayah Jatim, Bali dan Nusra dinilai sebagai wilayah yang rawan bencana baik bencana alam maupun bencana non alam, oleh karena itulah Fakultas Psikologi UTS menyatakan perlu untuk mendapatkan pengetahuan penanganan korban bencana dari sisi psikologinya melalui program yang diselenggarakan di Kampus Universitas Trunojoyo Madura tersebut. Dalam kegiatan yang berlangsung selama dua hari, pada tanggal 28 sampai 29 Mei 2016 lalu. Andri Sahrul Alam, Budi Purwanto, M. Jalaludin, Toto Subiantoro, dan Salestino Prabowo Sequeira, delegasi yang dikirim oleh Fakultas Psikologi UTS, bersama dengan beberapa perguruan tinggi lain diantaranya UNTAG, STAIN Kediri, STAIN Tulung Agung, UMS, UTM, UTSU, INSA, dan UIN Gresik belajar tentang bagaimana cara menangani korban pasca bencana.

IMG-20160601-WA0022

Bertujuan untuk menciptakan dan membentuk relawan-relawan psikologi yang mampu membantu korban bencana dalam menghilangkan traumatic pasca bencana, peserta diberi pengetahuan dengan pembagian beberapa jenis materi yaitu, tentang kebencanaan (alam dan non ala) disampaikan oleh BPMPD Kabupaten Madura, dan tentang Psikologi First Aid (PFA) dipaparkan oleh salah seorang Guru Besar UGM, Ibu Satih Sidiyah M.Psi, sedangkan untuk materi tentang Traumatic Event dan dampaknya dibahas oleh Bapak Wahyu M.Psi dari KPAI, kemudian diperkuat melalui materi terakhir dengan berbagi pengalaman menjadi relawan psikologi Indonesia bersama SekJen ILMPI.

Para delegasi UTS yang mengikuti pelatihan tersebut berharap nantinya dapat berbagi terhadap sesama yang sedang mengalami kesulitan pasca bencana dan meringankan beban korban bencana sekaligus melaksanakan salah satu Tri Dharma Peguruan Tinggi yaitu pengabdian masyarakat dengan menjadi Relawan Psikologi Pasca Bencana.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin