Pelatihan Daur Ulang Barang Bekas Oleh Mahasiswa KKN UTS

Mahasiswa KKN UTS kelompok 9 menggelar pelatihan kerajinan tangan dengan tim penggerak PKK desa batu tering, jum’at (29/7). Pelatihan yang berlangsung selama dua jam tersebut di hadiri oleh para ibu-ibu anggota PKK desa batu tering.

Pelatihan yang digelar di balai pertemuan tersebut bertujuan untuk membentuk peluang usaha masyarakat desa batu tering dan meningkatkan kreativitas ibu-ibu PKK dalam mendaur ulang barang bekas kain. Pelatihan ini dipandu langsung oleh para mahasiswi KKN UTS. Antusiasme mahasiswi dalam memandu pelatihan ini mendapat apresiasi  positif dari Mariana selaku  ketua PKK  desa batu tering. Menurut mariana, pelatihan daur ulang barang bekas kain sebenarnya sangat dibutuhkan oleh ibu-ibu PKK karena sesuai dengan program kerja PKK yaitu pendidikan dan keterampilan. Pelatihan tentang kerajinan tangan dari kain bekas merupakan pelatihan perdana yang diberikan kepada ibu-ibu penggerak PKK, karena sebelumnya belum ada lembaga yang memberikan pelatihan semacam ini ungkap mariana.

Mariana juga mengungkapkan bahwa pelatiahan yang di berikan oleh mahasiswi KKN UTS ini sangat inspiratif guna menambah wawasan kreativitas ibu-ibu PKK desa batu tering yang terampil. Pelatihan yang berlangsung selama dua jam tersebut menarik perhatian perserta untuk ikut serta  dalam mencoba langsung meciptakan sebuah produk.

Kelompok9 2
( Peserta membuat langsung produk dan didampingi oleh mahasiswa KKN UTS )

Kain bekas yang di daur ulang pun berhasil di daur ulang menjadi sebuah produk baru yang menarik berupa gantungan kunci dan bros. Hasil kerajianan tangan para pesertapun dirasa cukup memuaskan oleh mahasiswi yang memandu. Menurut mahasiswi  KKN UTS sebenarnya tingkat kreativitas yang dimiliki oleh ibu-ibu PKK desa Batu Tering cukup  tinggi, namun hanya saja dibutuhkan sedikit pelatihan lagi agar dapat menghasilkan produk yang  berkualitas dan berdaya jual. Bahkan menurut mahasiswa mereka tidak ada kendala dalam membimbing para peserta terutama dari segi bahasa. Sehingga tidak dibutuhkan waktu yang lama bagi peserta untuk memahami paduan tahap demi tahap.

Kelompok9 3
( Karya ibu-ibu PKK Desa Batu Tering )

Mahasiswi KKN UTS juga berharap agar dengan adanya pelatihan daur ulang barang bekas kain seperti ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat desa batu tering baik dari segi pendapatan ekonominya maupun dapat dijadikan home indutry sebagai kebutuhan souvenir para wisatawan asing yang nantinya akan berkunjung ke desa wisata Batu Tering.(intan)

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin