Launching UTS Mengajar, Rektor: Semoga Membantu Menyingkirkan Gap Pembelajaran Karena Pandemi

Semangat bermanfaat dan kolaborasi UTS terus dibuktikan dengan berbagai program menarik yang ditelurkan. Jika sebelumnya Program Merdeka dinilai cukup sukses, setelah penyelenggaraannya dipuluhan desa yang ada di Kabupaten Sumbawa, kali ini UTS melalui Direktorat Akademik, UTS resmi meluncurkan Program UTS Mengajar pada 20/09/21 lalu Bertempat di Hotel Grand Samota. Hadir dalam kesempatan Kepala Diskominfotiksan Kab. Sumbawa Tri Karyati, S. Sos (mewakili Bupati Sumbawa) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa Dr. H. Ikhsan Safitri, puluhan guru perwakilan SD dan SMP yang ada di Kabupaten Sumbawa, serta para mahasiswa peserta program.

Universitas Teknologi Sumbawa Mengajar (UTS Mengajar) adalah salah satu kegiatan yang dilaksanakan UTS melibatkan mahasiswa dan dosen di setiap program studi yang ada di UTS untuk membantu proses belajar mengajar disekolah di masa pandemi, meningkatkan produktivitas guru dalam menulis karya ilmiah dan membangun sistem informasi manajemen sekolah. Kegiatan ini juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa UTS untuk belajar dan mengembangkan diri melalui aktivitas diluar kelas perkuliahan seperti yang menjadi semangat dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

 

Dalam Sambutannya, Rektor UTS Chairul Hudaya, Ph. D menjelaskan, UTS Mengajar ini nantinya akan memungkinkan para mahasiswa untuk dapat membantu para Bapak/Ibu guru di sekolah dalam pendampingan belajar para siswa-siswi nya di masa pandemi ini. Bukan mengambil peran sebagai pengajar tetapi pendampingan belajar. Jika sasaran dari Program Merdeka untuk mengaktualisasikan ilmu-ilmu yang didapatkan mahasiswa di perkuliahan secara langsung di lapangan (masyarakat desa) dengan melibatkan semua bidang keilmuan, maka UTS Mengajar diharapkan mampu menjembatani gap (kesenjangan) pembelajaran yang dialami oleh siswa dan guru yang diakibatkan oleh pandemi, membantu meringankan sedikit beban para guru dalam proses pengajaran. Terbatas pada bidang keilmuan sosial terlebih dahulu, menyesuaikan kebutuhan dari jejang sekolah tujuan yakni sekolah dasar dan sekolah menengah pertama.

Dalam melaksanakan program tersebut mahasiswa akan didampingi oleh para dosen. Selain pengajaran, juga dapat ditawarkan program terkait manajemen guru, manajemen sekolah, pelatihan untuk para guru dan lain sebagainya. Program UTS Mengajar adalah bagian dari kontribusi kampus untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas pendidikan yang ada di daerah Kabupaten Sumbawa juga Sumbawa Barat. Untuk batch pertama, sebanyak 70 mahasiswa mengikuti program ini yang tersebar di 10 sekolah.

“Dalam rangka menyukseskan pendidikan nasional dibutuhkan bantuan dari berbagai pihak yang bergerak secara bersama-sama. Gerakan ini dapat dilakukan oleh siapapun termasuk mahasiswa dan dosen untuk membantu sekolah, khususnya pada jenjang SD dan SMP untuk memberikan kesempatan belajar yang optimal kepada semua peserta didik dalam kondisi pandemi saat ini.” Pungkas Chairul Hudaya.

Dr. Ikhsan akrab Ia disapa, menyampaikan dukungannya terhadap program yang akan diluncurkan oleh UTS ini, Ia berharap melalui program-program seperti yang dijalankan oleh UTS dapat menjadi pendorong dari tercapainya visi dari mencerdaskan kehidupan bangsa. Dengan bersama-sama memberikan yang terbaik dibidang pendidikan, sehingga warna pendidikan di daerah khususnya Sumbawa dapat mencapai tingkat kemajuan yang diharapkan. “Kami bangga dengan UTS, semoga program-program seperti ini terus berlanjut dan berjalan dengan masif menyentuh seluruh sekolah yang ada. Ini akan menjadi pengalaman menarik dan berbeda tentunya, tidak hanya bagi para siswa-siswi tetapi juga bapak/ibu guru kita.”

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin