Berhasil bersaing dengan 4000 Universitas Se-Indonesia, CDC UTS Ikuti International Seminar On Tracer Study

Alumni sebagai aset dari suatu perguruan tinggi memang sudah semestinya mendapat perhatian lebih. Setidaknya ada empat alasan yang mendasari pentingnya alumni bagi suatu Perguruan Tinggi, diantaranya pertama Alumni dapat berperan dalam memberikan masukan dan program nyata bagi kemajuan Perguruan Tinggi. Kedua, Alumni memiliki potensi dan kompetensi dalam membangun opini publik demi “nama baik” (citra) Perguruan Tinggi, ketiga, Alumni sebagai produk Perguruan Tinggi dapat menjadi relasi penting dalam memperluas jaringan Perguruan Tinggi/Mahasiswa dengan institusi di luar Perguruan Tinggi, dan Alumni dapat menjadi sumber informasi dunia kerja dan usaha bagi lulusan baru suatu Perguruan Tinggi, di samping menjadi inspirasi bagi Mahasiswa yang ada di Perguruan Tinggi saat ini.

UTS sebagai salah satu PTS juga sangat sadar akan pentingnya lulusan bagi kemajuan kampus, serta sejauh ini telah konsen dalam hal manajerial alumni. UTS melalui Career Development Center atau CDC yang telah berdiri sejak 2017 lalu, terus berupaya memaksimalkan fungsinya sebagai pusat sistem pendidikan dan pelatihan yang diperuntukkan bagi para alumninya.

Pada 4-7 Desember 2021 lalu, CDC UTS diwakili oleh Direktur Kemahasiswaan & Alumni UTS Sherwin Ary Busman, MM telah mempresentasikan Hasil Pelaksanaan Tracer Study Universitas Teknologi Sumbawa 2021 kepada Pihak Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi dalam acara International Seminar On Tracer Study & Tracer Study Implementation Program bertempat di Grand Hyatt Nusa Dua, Bali.

Dalam kegiatan tersebut, Sherwin akrab Ia disapa memaparkan sekaligus menjelaskan kegiatan pelaksanaan Tracer Study yang telah dilakukan oleh CDC UTS, Tim Subdirektorat Pengembangan Karir dan Hubungan Alumni juga menyampaikan presentasi dengan menggunakan Data Studio yang mendapat respon positif dari audience yang terdiri dari 259 perwakilian Pusat Karir Universitas se-Indonesia yang lolos program bantuan fasilitas pelasksanaan Tracer Study 2021 oleh Dikti. Bahkan, beberapa Universitas lain tertarik untuk melakukan studi banding dengan tim CDC UTS. Dalam kesempatan tersebut CDC UTS berhasil meraih prestasi sebagai 2nd Best Poster Award Tracer Study 2021.

Sherwin menyampaikan, “kami berharap kegiatan Tracer Study menjadi salah kegiatan penting yang harus dilakukan setiap tahunnya, karena selain sebagai evaluasi pembelajaran juga menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan sebuah Universitas dalam menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan Dunia Industri, Dunia Usaha, juga sebagai outcome pembelajaran Universitas. Sebelumnya kita bersaing dengan 4000 Universitas, berhasil lolos program pendanaan, dan hari ini ikut dalam kegiatan ini. Semoga seluruh alumni UTS dapat terus berpartisipasi dalam pelaksanaan Tracer Study tahun-tahun mendatang.”

Rektor UTS Chairul Hudaya, Ph.D memberikan selamat atas prestasi yang diraih Tim CDC UTS. “Soal Tracer Study ini memang tim CDC UTS all-out. Selain membuat survey yang dibantu oleh tim khusus, mereka juga membuat film yang menurut saya luar biasa kualitasnya. Terima kasih untuk para alumni yang telah turut serta menyukseskan tracer study kita. Dari kegiatan ini banyak sekali insight sebagai dasar membuat kebijakan lebih lanjut berdasarkan data aktual.” Tutur Chairul.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin