Lestarikan Kebudayaan Sumbawa, SPS UTS Gelar Lomba Public Speaking Untuk Generasi Muda

Kebudayaan memiliki peran dan fungsi yang sentral dan mendasar sebagai landasan utama dalam tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara, karena suatu bangsa akan menjadi besar jika nilai-nilai kebudayaan telah mengakar (deep-rooted) dalam sendi kehidupan masyarakat. Mencintai keanekaragaman seni dan budaya yang dimiliki merupakan tanggung jawab kita semua, melestarikan kebudayaan bangsa tidak dapat di batasi oleh usia maupun golongan manapun.

Berbagai kesenian dan kebudayaan telah ada sejak puluhan bahkan ratusan tahun lalu, diwariskan dari generasi ke generasi hingga hari ini menjadi harta yang mahal bahkan tidak ternilai harganya. Tak kalah dengan daerah lain yang ada di Indonesia, Sumbawa adalah salah satu daerah yang sejak lama telah menjadikan seni dan budaya sebagai sendi kehidupan bermasyarakat. Namun, tidak bisa dipungkiri kemajuan zaman, moderenitas yang dinamis menjadikan sedikit demi sedikit kesenian dan kebudayaan dapat tergerus jika tidak ada upaya pelestarian yang dilakukan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan memunculkan kembali kebudayaan tersebut melalui medium yang sesuai dengan generasi kekinian.

Melihat bagaimana pentingnya melestarikan seni dan budaya, dengan memberikan kontribusi nyata UPT. School of Public Speaking UTS menyelenggarakan Lomba Public Speaking tingkat SD-SMP Se-kabupaten Sumbawa. Pada Kamis (16/12) telah berlangsung Grand Final Lomba Public Speaking tingkat SD-SMP Se-kabupaten Sumbawa, dengan mata lomba utama yaitu Lomba Pidato dan Batuter tingkat SMP, Lomba Puisi dan Batuter tingkat SD. Terselenggaranya perlombaan ini merupakan kolaborasi dari tim UTS Mengajar, Sub Direktorat Pengembangan Inovasi & Akademik, UPT. Perpustakaan dan UPT. UTS School Of Public Speaking (SPS) UTS. Dimana perlombaan ini merupakan puncak dari rangkaian program UTS Mengajar, yang bertujuan untuk menjadi wadah melatih mental dan keberanian pelajar serta berupaya melestarikan kebudayaan Tana Samawa melalui lomba Public Speaking.

Rektor UTS Chairul Hudaya, Ph. D dalam sambutannya memberikan semangat dan apresiasi kepada para peserta lomba. “Menang kalah itu bukan tujuan, tetapi bagaimana kita mendukung anak-anak kita ini kemudian bisa mengembangkan potensi-potensi yang dimilikinya, bahwa anak-anak kita ini memiliki potensi yang sebenarnya sangat tinggi dan sangat besar. Oleh karena itu, ini hanya menjadi sebuah wadah saja, kepada adik-adik semua untuk bisa mengexplore dirinya. Makanya temanya ‘Explore Your Mind And Be A Best Speaker. Pada kesempatan kali ini kita bisa lihat talenta-talenta baru yang berasal dari sekolah-sekolah yang ada di kabupaten Sumbawa yang luar biasa ini. Semangat untuk talenta-talenta muda, kalian akan menjadi agen pelestari kebudayaan Sumbawa.” Tutur Rektor UTS.

Lomba Public Speaking ini diikuti oleh 114 peserta dari 27 Sekolah se-Kabupaten Sumbawa. Para peserta mengikuti babak penyisihan sejak 14-15 Desember 2021, hingga akhirnya bertemu di grand final 16 Desember 2021 lalu yang diselenggarakan di Ruang Publik Kreatif-UTS. Sebagai juri dalam Lomba Public Speaking adalah Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sumbawa Sudarli, M.Si, Budayawan Sumbawa Aries Zulkarnain dan Agus Irawan Syahmi, Direktur Direktorat Kerjasama Dalam Negeri UTS Muhammad Iqbal, S.Sos., Dosen UTS M. Syukron Anshori, M.I.Kom dan Ka. UPT. SPS UTS Egy Permana, S.I.Kom.

Haru biru serta rasa bangga pendamping dan orang tua peserta menyelimuti prosesi pembacaan pemenang Lomba Pidato, Puisi dan Batuter. Keluar sebagai pemenang Lomba Puisi tingkat SD yaitu; Juara 1 SDN 1 Sumbawa, Juara 2 SDN 2 Lab. Sumbawa, dan Juara 3 SDN 2 Sumbawa. Pemenang lomba Batuter tingkat SD yaitu; Juara 1 SDN Sebewe, Juara 2 SDN Kebayan, dan Juara 3 SDN 2 Semamung. UntukPemenang Lomba Pidato tingkat SMP yaitu; Juara 1 SMP Diponegoro, Juara 2 SMP IT Samawa Cendekia, dan Juara 3 SMPN 1 Sumbawa Besar. Pemenang Lomba Batuter tingkat SMP yaitu; Juara 1 SMPN 1 Lopok, Juara 2 SMPN 3 Moyo Hilir, dan Juara 3 SMPN 2 Sumbawa Besar.

Kabid Guru & Tenaga Kependidikan Dikbud Sumbawa, Sudarli, M.Si sangat mengapresiasi terlaksananya Lomba Public Speaking oleh UTS, Ia menyampaikan, “Dari masukan yang kami terima bapak/ibu sekalian ternyata masyaallah program UTS Mengajar telah mampu memberi warna kepada satuan pendidikan yang ada, ada 10 wilayah sebagai sasaran yang kemudian merangsang para guru untuk mau berkreatifitas dan keluar dari zona nyamannya untuk mau meningkatkan kompetensinya. Sekali lagi kami menyampaikan terima kasih kepada pak Rektor bersama tim. Program UTS Mengajar melalui lomba Public Speaking ini memberikan ruang bagi anak-anak dan guru untuk dapat mengekspresikan dirinya, sehingga tidak hanya kita lebih cenderung memberikan penghargaan kepada prestasi yang sifatnya kognitif saja. Program seperti ini dapat mengangkat mutu kualitas pendidikan di Sumbawa dan juga melestarikan nilai-nilai budaya Sumbawa.”

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin