UTS Inisiasi Cashless Community di Kawasan Olat Maras, City of Innovation”

Kemudahan bertransaksi dewasa ini memberikan gambaran tentang hidup efisien dan efektif. Dengan perkembangan zaman dan teknologi yang sangat pesat, metode pembayaran pun mengalami berbagai inovasi. Salah satu yang saat ini mulai digunakan oleh masyarakat adalah cashless, mengacu pada pembayaran non tunai yang berbentuk digital. Penggunaan sistem cashless sudah meningkat di masyarakat yang memberikan beberapa manfaat untuk pelaku maupun negara. Bagi individu, cashlesss sangat nyaman digunakan serta praktis, karen memungkinkan untuk tidak perlu lagi repot-repot membawa banyak uang tunai sehingga bisa meminimalisir risiko. Tidak hanya untuk individu, cashless juga memiliki manfaat untuk negara. Dengan pembayaran cashless maka koleksi pajak negara akan meningkat secara signifikan.

Terkait hal tersebut Direktorat Sistem dan Teknologi Informasi UTS dengan menggandeng BNI 46 cabang Sumbawa pada 23/03/2022 lalu telah menggelar kegiatan Cashless Community untuk seluruh pelaku usaha yang ada dilingkar kampus UTS. Acara tersebut digelar di Ruang Rapat Rektorat UTS yang dihadiri belasan pelaku usaha. Dalam sambutannya, Rektor UTS Chairul Hudaya, Ph. D menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini, Ia juga sangat mendukung terbentuknya Cashless Comunity ditengah masyarakat baik yang ada dilingkar kampus maupun Sumbawa pada umumnya.

“Kawasan UTS oleh Dr. Zul selaku fouding father UTS memang telah dicanangkan kedepannya sebagai City of Inovation, melalui Cashless Community ini diharapkan akan membantu masyarakat mengelola uang dalam usaha lebih efisien. Minimal melalui UTS, teknologi ini bisa dimulai dan disebarluaskan. Cashless Community ini akan sangat membantu kedepannya, dengan teknologi ini para pengusaha khususnya bisa melihat transaksi yang terjadi. Selain itu, melalui teknologi cashless ini akan memberi dampak positif bagi masyarakat, selain pada perputaran uang, dengan teknologi ini juga manfaat dari segi kesehatan, mengurangi penyebaran uang palsu, dan paling pasti bagi pelaku umkm bisa reporting terkait bisnisnya. Ini mungkin eksperience baru bagi bapak/ibu pelaku usaha, tetapi kita harus mencoba dan memulainya dari sekarang. Kami sangat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini, terima kasih juga kepada Tim BNI 46 Sumbawa yang selama ini telah berkolaborasi dengan UTS dengan senantiasa memberikan dukungan untuk kami dalam bertumbuh. ” Tutur Rektor.

Turut hadir Tim BNI 46 Sumbawa diantaranya Maryono, SPV, I Made Dharmayasa, Customer Relationship Officer, Gentara anugrah Branchless Banking Officer, Fitri Hary Mulyana, Branchless Banking Officer dan Aries Marini Asir, Personal Banking Officer. Mereka menyatakan bangga kepada UTS karena menjadi pioner dalam menyebarluaskan teknologi ini, dan semoga melalui UTS bisa terbentuk Cashless Community dikawasan Olat Maras.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin